![]() |
| Bisnis |
Istilah
investasi bukan lagi merupakan istilah yang asing bagi masyarakat
Indonesia. Apalagi istilah ini kerap digembar-gemborkan oleh para
perencana keuangan sebagai jalan untuk menambah pundi-pundi Anda. Walau
demikian, sebelum mulai berinvestasi tentu ada beberapa hal yang perlu
Anda persiapkan. Apa saja?
Ilmu. Ternyata
modal paling penting dalam berinvestasi bukan lah uang, melainkan ilmu.
Artinya, sebelum berinvestasi kita harus terlebih dahulu memahami
mekanisme, cara kerja, return dan risiko dari investasi tersebut. Dengan
kata lain sebelum menginvestasikan uang hasil
jerih payah, Anda harus berinvestasi pada pikiran atau otak terlebih
dahulu. Sebab, sudah banyak contoh investor yang tidak memiliki
pengetahuan maupun ilmu, berakhir dengan “tertipu” pada investasi
bodong. Duit mudah hilang akibat ketidakpahaman terhadap instrumen
investasi dan risikonya.
Uang. Setiap investasi tentu memerlukan uang. Tinggal tentukan, berapa uang yang
dimiliki untuk berinvestasi? Jika nilainya masih kecil, sebaiknya
berinvestasi secara rutin. Misalnya, dengan Rp100 ribu saja Anda sudah
bisa berinvestasi di reksadana. Jika dana yang dimiliki cukup besar,
boleh dipecah ke dalam beberapa instrumen, misalnya investsi reksadana
ditambah dengan jenis investasi lainnya seperti saham. Salah satu kunci
utama keberhasilan dalam berinvestasi adalah asal muasal atau sumber uang yang
digunakan dalam berinvestasi. Pastikan Anda menggunakan “uang dingin”
atau “uang nganggur”, yang tidak digunakan untuk biaya sehari-hari.

No comments:
Post a Comment